DEFINISI
Crane digunakan untuk mengangkat muatan secara vertikal, menahannya apabila diperlukan, dan menurunkan muatan ke tempat lain yang ditentukan dengan mekanisme pendongkrak (luffing), pemutar (slewing), dan pejalan (travelling).
Berdasarkan konstruksi crane dikelompokkan menjadi:
Mobile cranes Crawler crane (crane roda rantai)
Wheel crane (crane roda ban)
Truck mounted crane (carne dipasang pada truc Modified cranes (crane modifikasi)
Crane tetap Tower crane
Crawler crane (crane roda rantai)
Wheel crane (crane roda ban)
Truck mounted crane (carne dipasang pada truck)
Modified cranes (crane modifikasi)
Safeguards pada Crawler Crane :
1. Boom limit switch : pengaman pada crane untuk mencegah berlebih nya derajat angkat sehingga beam dari crane tersebut menabrak ke body utama dari crane dan dapat berakibat hilang nya ke stabilan saat proses lifting dan bebean dapat jatuh atau menabrak pada beam crane itu sendiri (terdiri dari penunjuk derajat / pointer dan angle plate)
2. Hook Latch :pengaman pada hook crane yang berguna untuk mengunci beban yang dikaitkan pada hook agar tidak terlepas dari hook itu sendiri.
3. Over hoist Limit switch : Pengaman pada crane yang berfungsi untuk menahan ketika terjadi
over height pada saat lifting yang dapat berakibat terlepas nya hook dan beban menjadi tidak stabil.
Data – data yang diperlukan pada saat sebelum dilakukan proses lifting adalah :
Tampilkan postingan dengan label crane safety. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label crane safety. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Oktober 2011
Crane Safety
Label:
crane,
crane operation,
crane safety,
lifting
Langganan:
Postingan (Atom)

